SEHOROR FRIDAY THE THIRTEEN

Even itu bukan malam Jumat, tapi hari Jumat tanggal 13 kali kemarin rasanya beda. Pertama, hujan turun seperti mengamuk di atas atap alumunium yang menimbulkan suara gaduh. Kedua, petir dan suara geledek yang mengiringi setelah kilatan perak itu sukses membuat hati perempuan menciut. Sepertinya, bahu dan dada tegap mampu melunakkan cekaman malam yang dingin itu.

Jelang tengah malam, baru mata ini mau memejam. Penat raga yang mengaduk lelah hati akhirnya membius kesadaran menuju lelap. Namun, tiba-tiba dahaga menjeritkan panggilan alam, ini Pukul 01.13 WIB dini hari, haus minta dibasuh. Omaigat. Andai ada lengan perkasa yang bisa digelayuti manja untuk mengambilkan segelas air.

Aku duduk di tepi ranjang. Tiba-tiba ingatan akan sesuatu menyentakku. Kutenangkan segenap pikiranku berusaha mengingat menit-menit terakhir sebelum naik ke tempat tidur tadi. Setelah utuh ingatan itu, aku menarik nafas lega yang selega-leganya, yes aku sudah setoran tantangan Gurusiana hari ke-52.

Ternyata, alam bawah sadarku menyimpan rasa horor kala tantangan belum kutunaikan. Nyaris remidi. Untung ngga jadi, aman deh dari senyum CEO yang pasti menyayat hati.

ANTOLOGI MUSIK HENING ‘GANG GENG GONG’

Melodi musik kehidupan tak selalu bernada minor dan mayor, bahkan ia tetap berirama meski dalam hening aksara. -anti kesuma-

#TantanganGurusiana

Hari ke 53/14032020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search